Sunday, November 1, 2015

Resensi – MY NIME IS KIM SAM SOON “Sepotong Kue untuk Cinta”



Penulis : Ji Su Hyun
Penerjemah : Lastin Darmokusumo
Penerbit : Penerbit Haru
Genre : Romance
Kategori : Adult, Pastry, Family Drama, Terjemahan
Terbit : Juni 2012
Tebal : 384 halaman
ISBN : 978 – 603 – 98335 – 9 – 8
Harga : Rp. 55.000
Kim Sam Soon yang berprofesi sebagai patissier merasa, namanya ‘Kim Sam Soon’ sangat kampungan, dan itu membuat dia selalu sial dalam hal percintaan.
Dalam beberapa kesempatan kencan buta, Sam Soon akan mengganti namanya dengan nama Kim Hye Jin. Namun, ternyata nama Sam Soon membuatnya bertemu dengan Jang Do Young, seorang pemilik restoran bintang lima.
“Bila memiliki nama yang memuaskan hati, segala hal yang terjadi pasti akan selalu terasa menyenangkan. Dibandingkan Kim Sam Soon, kue dengan nama Kim Hye Jin bukannya lebih bagus?” – Kim Sam Soon – hlm. 81

Ini bermula Karena kue milik Sam Soon yang tertukar dengan milik Do Young, membuat Do Young menginginkan Sam Soon – yang sudah dipecat dari tempat kerjanya akibat mencampur bubuk cabai dalam kue pertunangan mantan kekasihnya – untuk bekerja di restorannya.
Bagi Sam Soon, Jang Do Young sangat menyebalkan. Apalagi saat Do Young merusak kencan butanya. Dia menarik Sam Soon dalam sebuah drama untuk membuat teman kencan buta Do Young sebal padanya, sekaligus membuat teman kencan buta Sam Soon pergi meninggalkannya juga.
Do Young memang selalu menolak wanita-wanita yang disodorkan padanya. Dia selalu berusaha menghancurkan kencan buta yang diatur ibunya.
Jang Do Young berpikir, sepertinya menjadikan Kim Sam Soon sebagai kekasih pura-puranya dapat menghentikan usaha ibu Do Young untuk terus menjodohkannya. Tentu saja Kim Sam Soon menolak tawaran itu.
“Kau akan bertemu dengan orang yang ditakdirkan untukmu, kau akan mendengar suara lonceng berdentang dalam hatimu. Ini dia orangnya, ini dia orangnya, ini dia orangnya, suara lonceng yang berdentum seperti itu.” – Hyun Woo – hlm. 163

Namun, sebuah insiden membuat Kim Sam Soon berubah pikiran. Dia datang kehadapan Do Young dan mengiyakan tawarannya dengan imbalan uang lima puluh juta won. Dan, kontrak itu kemudian dibuat.
“Di poin kedua, sebagai ganti uang sebesar lima puluh juta won yang diberikan Jang Do Young pada Kim Sam Soon, Kim Sam Soon berjanji untuk membantu semua masalah Jang Do Young, bukan?” – Jang Do Young” – hlm. 175


My Name is Kim Sam Soon, novel yang sudah dibuat Drama Korea-nya dan dibintangi oleh Hyun Bin ini ternyata cukup asyik juga saat dinikmati sebagai sebuah novel.
Beberap tahun yang lalu – aku lupa tahun berapa – aku sangat menyukai Drama Korea ini. Apalagi pemerannya Hyun Bin, dan latar belakang pekerjaan Sam Soon sebagai Patissier membuat kisahnya sangat manis.
Kim Sam Soon dikisahkan sebagai wanita usia 29 tahun yang patah hati dan galau karena dia belum juga menikah di umurnya yang mendekati tiga puluh tahun. Dia benar-benar kekanak-kanakan karena begitu ingin mengganti namanya. Oke, aku nggak tahu seberapa jelek nama itu, karena yang paham, kan, hanya orang Korea.
Sam Soon kadang juga sangat konyol. Bagaimana bisa dia berpikir untuk menabur bubuk cabai di kue pertunangan mantan kekasihnya. Akhirnya, kekonyolannyalah yang membuat dia jadi pengangguran.
Jang Do Young, dia pria usia 32 tahun yang sukses dan tampan. Menurutku dia tak kalah konyol dari Kim Sam Soon. Dengan berbagai cara, dia akan merusak kencan butanya. Dan, di kencan buta terakhir, dia menjadikan Sam Soon sebagai kekasih pura-puranya. Pantaslah kalau Sam Soon kesal sekali pada Do Young. Padahal, kan, Sam Soon sudah melihat sedikit potensi pada teman kencan butanya itu.
Do Young memang menyebalkan. Dia dulu tidak seperti itu. Karena kematian kakaknya dan ditinggal pergi kekasihnya, sikap Do Young jadi berubah. Dia merasa, dia tidak berhak bahagia.
Alur dalam novel ini cukup cepat. Meskipun, beberapa kali aku merasa kalimat terjemahannya terlalu rumit hingga aku harus membacanya beberapa kali.
Dan, mungkin karena aku sudah menonton drama Korea-nya, aku merasa melihat kembali drama itu dalam imajinasiku. Tapi, aku tidak bisa mengingat mana yang sama dan mana yang berbeda antara di drama Koreanya dengan di novelnya.
Novel ini mengajarkan pada kita bahwa syukurilah apa yang ada pada kita. Kim Sam Soon yang punya nama kampungan dan gemukpun bisa mendapatkan lelaki sekeren dan kaya seperti Jang Do Young. Hanya dengan menjadi diri sendiri dan selalu percaya diri, kita bisa memunculkan sinar dalam diri kita.
Rating untuk novel ini 3,2 dari 5 bintang.




No comments:

Post a Comment

 

Jejak Langkahku Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos